01

Senin, 08 Juli 2013

SUKU DAYAK LIMBAI




Suku Dayak Limbai, berdomisili di Kayan Hulu dan Serawai di kabupaten Melawi provinsi Kalimantan Barat Indonesia. Suku Dayak Limbai ini dikelompokkan ke dalam rumpun Ot Danum.Orang Limbai di Kecamatan Serawai bermukim di Nusa Bakti, Desa Nanga Mentatai, dan Karya Jaya.Suku Dayak Limbai juga sering dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu orang Limbai Pantai dan Limbai Darat.


Populasi suku Dayak Limbai di kecamatan Serawai berjumlah 1.047 jiwa dari keseluruhan penutur bahasa Limbai.Tradisi lisan yang ada adalah cerita daerah dan pengobatan. Dalam cerita daerah dikisahkan mengenai cerita-cerita kepahlawanan. Dalam pengobatan cerita-ceritanya dilagukan. Lagu untuk pengobatan disebut belian. Tradisi pengobatan dilakukan selama satu malam, setelah itu barulah dia mulai menyembuhkan si sakit. Kebanyakan yang bisa melakukan ritual pengobatan ini adalah laki-laki. Hal ini berbeda dengan masyarakat dari suku Uud Danum, yang lebih banyak bisa melakukan ritual pengobatan ini adalah wanita, yang biasa di sebut jaja.

Masyarakat Limbai bermukim jauh ke arah daratan adalah dengan tujuan untuk menghindari para pengayau pada masa perang "kayau" di masa dulu, dahulunya mereka lebih banyak berpergian melalui sungai. Dengan bermukim di tengah daratan, mereka sulit sekali ditemukan musuh-musuhnya.
Suku Dayak Limbai tidak diketahui asal-usulnya, namun dari cerita turun temurun bahwa yang menjadi Temenggung pertama orang Limbai adalah Tumak Baya dari Kelopok dan Bonau dari Guhung Berajang. Sedangkan yang menjadi pemimpin Bonuh Limbai adalah Cai Elai dari Kelait.

Bahasa Dayak Limbai sangat mirip dengan beberapa bahasa lainnya di daerah Melawi, seperti bahasa Dayak Kubitn dan bahasa Dayak Kenyilu. Contoh persamaan kata yang menonjol adalah adanya kata abon untuk mengatakan ‘tidak ada’.



Masyarakat Dayak Limbai bertahan hidup dengan mata pencaharian utama berladang (sawah di perbukitan), menyadap karet. Sebagai mata pencarian tambahan mereka berkebun sayur-sayuran, memelihara ternak ayam dan sapi serta kehidupan hutan juga masih mereka jalani seperti mencari kayu untuk bahan bangunan sebagian untuk dijual dan mereka juga berburu binatang dan menangkap ikan. Tidak sedikit juga dari masyarakat Dayak Limbai bekerja sebagai pegawai negeri, karyawan swasta dan menjadi pedagang.

Subsuku Dayak Limbai adalah salah satu subsuku yang berada di Kabupate Melawi.

Orang Limbai di Kecamatan Serawai bermukim di Nusa Bakti, Desa Nanga Mentatai, dan Karya Jaya. Berdasarkan tempat pemukiman, orang Limbai juga seringkali dibedakan menjadi dua, yaitu orang Limbai pantai dan Limbai Darat.

Dulu masyarakat Limbai sengaja bermukim jauh ke arah daratan adalah dengan tujuan untuk menghindari para pengayau. Pada zaman perang kayau dulu, orang lebih banyak berpergian melalui sungai. Dengan bermukim di tengah daratan, mereka sulit sekali ditemukan musuh-musuhnya.

Meski belum diketahui asal-usulnya, namun ditemukan informasi bahwa yang menjadi temenggung pertama orang Limbai adalah Tumak Baya dari Kelopok dan Bonau dari Guhung Berajang. Sedangkan yang menjadi pemimpin Bonuh Limbai adalah Cai Elai dari Kelait.

Bahasa yang dituturkan oleh orang Limbai ini secara umum hamper sama dengan beberapa bahasa lainnya di daerah Melawi, seperti bahasa Kubitn dan kenyilu. Salah satu contoh persamaannya yang menonjol adalah adanya kata abon untuk mengatakan ‘tidak ada’.

Penutur bahasa Limbai di Kecamatan Serawai berjumlah 1.047 jiwa (5,64%) dari keseluruhan penutur bahasa Limbai.

Tradisi lisan yang ada adalah cerita daerah dan pengobatan. Dalam cerita daerah dikisahkan mengenai cerita-cerita kepahlawanan. Dalam pengobatan cerita-ceritanya dilagukan. Lagu untuk pengobatan disebut belian. Tradisi pengobatan dilakukan hamper satu malam dan setelah itu barulah dia mulai menyembuhkan si sakit. Kebanyakan yang bisa melakukan ritual pengobatan ini adalah laki-laki. Hal ini berbeda dengan masyarakat dari suku Uud Danum, yang lebih banyak bisa melakukan ritual pengobatan ini adalah wanita, yang biasa di sebut jaja.

Sistem pemerintahan Adat

Terdapat dua system pemerintahan yang berlaku di kampung Bunyau yaitu pemerintahan adat dan pemerintahan formal (desa, dusun). Pemerintahan Adat adalah Ketemenggungan. Terdapat 4 ketemenggungan pada suku Dayak Limbai di Kecamatan Menukung yaitu Ketemenggungan Pelaik Keruap, Ketemenggungan Batas Nangka, Ketemenggungan Mawang Mentatai dan Ketemenggungan Siai.

Ketemenggungan Pelaik Keruap meliputi kampung pelaik Keruap, Tanjung Beringin, Entubu, Lalau, Guhung Keruap, Pongga Hulu, Teluk Rabin, Labang Manyam. Ketemenggungan Batas Nangka meliputi kampung Bunyau, Batas Nangka, Landau Leban, Kenolin, Lengkong Sangsang, Nusa Pauh, Lanjau, Trapao Mawan. Ketemenggungan Mawang Mentatai meliputi kampung mawang mentatai, mengkilau, Nusa poring, Dawai, sekujang, beloyang dan dan Ketemenggungan Siai meliputi kampung siai, sungkup.

Dalam catatan sejarah, Temenggung yang pernah bertugas di ketemenggungan Batas Nangka adalah Temenggung Keneng sampai tahun 1958 yang berdomicili di Kenolin, Temenggung Akah dari tahun 1958-1974 berdomicili di Batas Nangka, dan Temenggung Senarong hingga sekarang berdomicili di Kenolin. Temenggung Batas Nangka ini wilayah kekuasaannya berbatasan dengan ketemenggungan Pelaik Keruap dan Ketemengungan Mawang Mentatai.[1]
Sejak keluarnya UU No. 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, maka berlakulah sistem pemerintahan desa dan dusun. Sistem pemerintahan Ketemenggungan terpecah dan tidak utuh lagi. Kebijakan tersebut, sebagaimana diulas oleh banyak teori pascareformasi, berdampak negatif terhadap pemerintahan adat dan kehidupan sosial politik masyarakat desa. Terjadi tumpang tindih anatara kewenangan pemimpin pemerintahan adapt (temenggung dengan pemerintahan formal (kepala Desa). Kaburnya kewenangan dan batas wilayah tersebut membingungkan masyarakat adat, terutama dalam upaya penyelesaian sengketa atau persoalan-persoalan lain yang mereka hadapi. Selain itu, hadirnya desa membuat pengurus adat seperti temenggung dan ketua adat menjadi kurang proaktif dalam menyelesaikan masalah karena mengira persoalan itu menjadi kewenangannya kepala desa atau kepala dusun.


1 komentar:

  1. SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
    DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
    HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI KANJENG DIMAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI KANJENG DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....

    …TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

    **** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
    1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
    2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
    3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
    4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

    …=>AKI KANJENG<=…
    >>>085-320-279-333<<<






    SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
    DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
    HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI KANJENG DIMAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI KANJENG DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....

    …TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

    **** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
    1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
    2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
    3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
    4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

    …=>AKI KANJENG<=…
    >>>085-320-279-333<<<

    BalasHapus